Rabu, 14 Oktober 2009

BERSAMA MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT MELALUI INFAQ

oleh: Admin



Selasa tanggal 13 Oktober 2009 Camat Banyumas Bapak Joko Sembodo, S. Sos telah mengundang semua Tokoh Agama Islam dan Kepala Desa dalam Wilayah Kecamatan Banyumas dalam rangka membahas rencana dari Bapak Joko Sembodo, S. Sos dalam rangka meningkatkan kesejahteraan melalui Infaq.
Dalam pertemuan dengan Tokoh Agama Islam dan Kepala Desa tersebut Camat Banyumas memberikan paparan bagaimana caranya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat banyumas melalui Infaq. Dalam pemaparan itu Bapak Joko Sembodo, S. Sos selaku Camat Banyumas menghimbau kepada seluruh Umat Islam khususnya dan warga masyarakat Kecamatan Banyumas untuk mulai berlomba-lomba sebagai orang yang bersifat dermawan jangan selalu menggantungkan hidup kepada orang lain atau dari bantuan orang lain. Selain itu masyarakat diajak untuk terbiasa peduli kepada orang lain yang membutuhkan.
 
 
Bagaimana Caranya?
"Caranya sangat mudah, warga biasa hanya cukup berinfaq secara rutin perbulan hanya Rp. 1.000,- (seribu rupiah) yang di setor langsung kepada Ketua RT kemudian disetor langsung kepada Bendahara Panitia BAZ Kecamatan Banyumas, dan untuk Pegawai hanya Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) saja cukup ringan bukan??" ujar Bapak Joko Sembodo, S. Sos dengan logat bicaranya. Dari jumlah 265 RT dan kurang lebih 500 Pegawai Negeri Sipil yang ada dalam wilayah Kecamatan Banyumas dalam satu bulan dapat terkumpul dana infaq sebesar Rp. 120.000.000,- (seratus duapuluh juta rupiah).

Untuk Apa Dana Infaq Digunakan?
Dana infaq tersebut digunakan untuk :
1. Membantu masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan.
2. Membantu masyarakat dalam mengentaskan kebodohan
3. Membantu msayarakat dalam meningkatkan kesehatan
 
Dalam hal ini warga tidak perlau membuat proposal ataupun repot2 mengajukan dengan syarat yang bertele-tele, warga cukup melaporkan kepada Panitia BAZ tingkat Kecamatan Banyumas melalui Pemerintah Desa kemudian pemerinta desa berkoordinasi dengan panitia BAZ dan akan di adakan kros cek kepada termohon secara langsung untuk menentukan besaran bantuan yang akan diberikan. Baik itu berupa Pembelian hewan ternak untuk di pelihara, biaya berobat, rehab rumah tidak layak huni, beasiswa, dan kepentingan-kepentingan masyarakat kurang mampu yang dipandang mendesak dan vital.

Pembaca yang budiman demikian sekilas gambaran progam infaq untuk mensejahterakan masyarakat yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Banyumas. Semoga berkah dan bermanfaat bagi kita semua. dan bagi warga di luar kecamatan yang berkenan berpartisipasi baik saran maupun yang lain sangat kami hargai.

Jazakummulloh Akhzanal Jazzah.
Amiin ya robbal 'alamiin...

Selasa, 13 Oktober 2009

Pekan Panutan PBB Tahun 2009








Bupati Banyumas, Drs. H. Mardjoko, M.M., dalam acara Pemberian Piagam Penghargaan dan Pekan Panutan Pembayaran Pajak Bumi Dan Bangunan Tahun 2009 di Pendopo Wakil Bupati pagi tadi (Senin, 29/6) menyerahkan penghargaan kepada para Kepala Desa dan Camat atas pelunasan pembayaran PBB dalam waktu 1 s/d 2 bulan sejak diterimanya DHKP dan SPPT tanggal 20, 21, 22 dan 23 April 2009. Untuk tahun ini, penghargaan diberikan kepada 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Banyumas dan Kecamatan Gumelar, dan 54 desa. Dalam sambutannya Bupati menyatakan, ”Pendapatan dari sektor PBB saat ini masih merupakan salah satu sumber andalan pendapatan di Kabupaten Banyumas. Oleh karena itu, tercapainya target penerimaan PBB akan menjadi faktor penting dalam menopang laju roda pembangunan di Kabupaten Banyumas. Untuk itu saya harapkan kerjasama yang baik antara pejabat dan perangkat pemerintah, masyarakat sebagai para wajib pajak dan lembaga-lembaga terkait lainnya.” Realisasi penerimaan pembayaran PBB Kabupaten Banyumas tahun 2008 secara umum berhasil melampaui target yang ditetapkan. Untuk sektor pedesaan, dengan target Rp. 6.881.462.000,00 terealisasi Rp. 10.035.356.743,00 atau sebesar 146%. Untuk sektor perkotaan, target Rp. 9.386.398.000,00 tercapai Rp. 9.703.119.394,00 atau sebesar 103%. Secara umum untuk dua sektor tercapai 121%. Sementara itu, untuk tahun 2009 (s/d tanggal 26 Juni 2009), target realisasi penerimaan sektor pedesaan Rp. 7.382.963.000,00 tercapai Rp. 2.782.257.231,00 atau sebesar 38%, untuk sektor perkotaan target sebesar Rp. 12.192.385.000,00 baru tercapai Rp. 1.904.283.036,00 atau sebesar 24%. Gambar bawah, Bupati menyerahkan penghargaan kepada Camat Banyumas.

Minggu, 11 Oktober 2009

Kecamatan Banyumas Maskot Kota Lama Banyumas

Kecamatan Banyumas sebagai tajug Kota Lama Banyumas sekarang sudah mengalami banyak sekali rehabilitasi. Mulai dari situs-situs bersejarah yang erat kaitannya dengan keberadaan banyumas mulai dari berdirinya Banyumas. Hal itu dibuktikan dengan adanya UPT Sentral Budaya Banyumas sebagai wadah pelestarian dan forum bagi budayawan-budayawan banyumas dalam mewujudkan Kecamatan Banyumas sebagai Kota Legenda atau Kota Lama. Selain itu juga Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas sangat berperan sekali dalam mewujudkan wisata budaya Kota Lama Banyumas dengan meningkatkan dan membangun infrastruktur demi memudahkan akses menuju situs-situs bersejarah dan situs-situs budaya Banyumas.
Di kecamatan Banyumas banyak sekali potensi-potensi wisata budaya yang belum tergali, baik itu budaya adat istiadat maupun yang berupa benda-benda peninggalan sejarah banyumas. Melalui UPT Sentral Budaya Banyumas dan para Pamong Budaya serta para pemerduli budaya Asli Banyumas sedikit demi sedikit mulai di gali dan dipublikasikan sebagai cagar budaya dan wisata budaya.
Maka dari itu mari kita bersama-sama mewujudkan Wisata Budaya Kota Legeda / Kota Lama Banyumas demi kemajuan Banyumas dan kesejahteraan Masyarakat Banyumas.
Oleh karena itu sumbang sih dan urun rembug dari para pemerhati budaya dan masyarakat seluruh Indonesia khususnya Banyumas demi Lestarinya Budaya Bangsa.......